8 Cara Mengiris Bawang Merah Agar Mata Tidak Perih

Seringkali mata terasa perih saat kita mengupas bawang. Inilah kenapa orang malas mengiris bawang, terutama bawang yang diiris dalam jumlah lumayan banyak. Tetapi, mengiris bawang tak harus dengan keluarnya air mata.

Bawang memiliki kandungan zat sulfur yang pada saat di potong / iris akan bereaksi dengan satu enzim sampai membuahkan asam sulfenat. Asam sulfenat berbentuk tak stabil, sampai zat akan beralih jadi senyawa beda yang lebih stabil, yaitu propanetiol S-oksida yang mudah menguap. Senyawa yang menguap tersebut lalu bersangkutan dengan mata anda serta menciptakan asam sulfur.

Asam sulfur mempunyai sifat mengiritasi mata, sampai mata kita akan terasa perih serta menjadi kemerahan. Sebagai perlindungan pada mata, maka mata akan menghasilkan air mata untuk membantu mengeluarkan zat yang mengiritasi mata kita.

Cara Memotong Bawang Tanpa Membuat Mata Jadi Perih serta Keluar Air Mata
Ada tips yang harus dilakukan supaya mata tak merasa perih waktu mengiris bawang. Lantaran ada Tips Memotong Bawang Tanpa Membuat Keluar Air Mata yang mengganggu.

 

Berikut Ialah Cara Mengiris Bawang Merah Agar Mata Tidak Perih :

 

1). Nyalakan Kipas Angin

Cara ini ampuh dalam mengatasi rasa perih saat kita mengiris bawang merah yaitu dengan cara menyalakan kipas angin dekat anda saat sedang mengiris bawang merah. Ini bertujuan supaya senyawa penyebab perih di mata dapat tertiup angin.

2). Sambil Mengunyah Permen Karet

Sebenarnya cara ini belum pernah saya coba tetapi tidak ada salahnya jika adna mencobanya. Mengunyah permen karet saat memotong bawang merah dapat mengurangi rasa perih di mata dan kalian dapat mencobanya sendiri di rumah.

3). Menggunakan Mesin Pengiris Bawang

Dengan menggunakan Mesin Perajang Bawang Merah, anda tidak akan merasakan perih di mata. Karena Alat Pengiris Bawang ini dilengkapi dengan penutup, agar menghindari kontak zat bawang yang mengarah ke mata.

4). Menaburkan Garam Di Dekat Kita

Cara ini dapat kalian coba, caranya cukup gampang yaitu hanya menggunakan garam dapur. Taburkan garam di sekitar kalian saat sedang mengiris bawang merah, kenapa itu dapat membuat perih di mata berkurang ? itu diakibatkan karena garam bisa menetralkan zat bawang sebelum masuk ke mata.

5). Dinginkan Bawang Merah

Cara ini lumayan ampuh supaya ketika mengiris bawang merah tidak perih di mata. Caranya mudah, kita hanya perlu menaruh bawang merah didalam lemari pendingin sebelum memotongnya.

6). Menggunakan Air Mengalir

Memotong bawang merah supaya tidak perih di mata dapat dilakukan dengan cara mengaliri bawang dengan air mengalir saat sedang megiris bawang merah. Hal ini dapat menghilangkan zat / senyawa yang terdapat di bawang.

7). Gunakan Pisau Tajam untuk Mengiris bawang

Enzim pemicu perihnya mata akan dilepaskan saat sel bawang alami rusaknya atau hancur, hal itu sudah pasti diakibatkan karena terpotongnya bawang. Bagi kurangi rusaknya enzim yang berlebihan, jadi waktu mengupas bawang upayakan menggunakan pisau yang tajam. Selain itu pisau tajam pun membuat pekerjaan kamu lebih cepat selesai.

8). Nyalakan Lilin Saat Mengiris Bawang

Anda dapat menyalakan lilin di sekitar talenan. Potong bawang dekat dengan api, tetapi ingat jaraknya tidak boleh sampai mengakibatkan bahaya kebakaran. Panas akan menarik senyawa belerang menjauh dari mata anda.

 

Itulah Cara Mengiris Bawang Tanpa Membuat Mata Jadi Perih. Semoga Bermanfaat.

Cara dan Arti Penting Pengolahan Air Limbah

Cara dan Arti Penting Pengolahan Air Limbah – Jumlah penduduk dunia yang ada di masa sekarang ini sangat berbeda dengan zaman dahulu. Di masa lalu, jumlah penduduknya tidak terlalu banyak sehingga jarak antara rumah yang satu dengan rumah yang lainnya tidak begitu dekat. Bukan hanya jarak rumah saja, bahkan jarak antara sumur dengan WC saja juga cukup berjauhan.

Cara dan Arti Penting Pengolahan Air Limbah

Selain itu, di masa lalu yang namanya bahan atau limbah kimia juga nyaris tidak ada, sehingga apabila mereka mengkonsumsi air sumur secara langsung pun masih relatif aman. Nah, kalau sekarang sebaiknya jangan mencoba melakukan hal tersebut karena sebagian besar tanah sudah terkontaminasi limbah yang berbahaya.

Untuk mencegah supaya lingkungan (termasuk tanah) tidak tercemar lebih parah lagi, diperlukan adanya upaya dari manusia itu sendiri untuk mengolah limbah yang dihasilkannya sebelum membuangnya. Khusus untuk air limbah, bisa diolah menggunakan IPAL dengan pilihannya sebagai berikut:

  1. Diolah secara mandiri atau individual, namun konsekuensinya adalah membutuhkan lahan yang luas dan biaya pembuatan serta biaya perawatan yang cukup besar
  2. Diolah secara komunal atau bersama-sama, dengan keuntungannya adalah biaya yang dibutuhkan lebih ringan, lahan yang dibutuhkan lebih hemat dan perawatan yang juga bisa dilakukan secara bersama-sama

Masing-masing dari pilihan IPAL di atas bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Jika memang lahan dan biayanya mumpuni, mengolah air limbah dengan memasang IPAL secara individu bisa dilakukan. Tetapi, jika lahan yang ada terbatas, sekalipun biayanya tersedia, maka sebaiknya pengolahan air limbah dilakukan secara komunal saja.

Arti penting pengolahan air limbah sebaiknya mulai diperhatikan oleh setiap manusia yang masih hidup. Kenapa? Karena jika air limbah ini langsung dibuang begitu saja, dia bisa menimbulkan bahaya, yakni bahaya terhadap kesehatan dan bahaya terhadap lingkungan.

Dikatakan bahaya terhadap kesehatan karena air limbah, katakanlah yang berasal dari WC, pasti mengandung bakteri yang bisa mengakibatkan penyakit. Jika air limbah ini sampai meresap dan merembes ke dalam sumur, kemudian air sumur tersebut digunakan untuk mencuci, mandi, menggosok gigi dan lain-lain, bisa dipastikan bakteri ini akan mengganggu kesehatan.

Lalu, dikatakan bahaya terhadap lingkungan karena ada air limbah tertentu seperti air bekas cucian yang mengandung bahan kimia dari deterjen. Air limbah seperti ini bisa mempengaruhi kualitas tanah jika dibuang langsung ke tanah dan bila dibuang ke sungai bisa merusak ekologi sungai.