Ketika Bayi Lahir Tidak Menangis, Apa Penyebabnya?

bayi menangis
bayi menangis
bayi menangis

Tangisan bayi setelah dilahirkan merupakan salah satu hal yang paling ditunggu oleh orang tuanya. Bayi yang baru lahir umumnya langsung menangis. Hal ini merupakan bagian dari reaksi bayi akibat perubahan yang dirasakannya.

Tonton video edukasi bayi baru lahir berikut ini :

Perubahan yang dimaksud merupakan perubahan kondisi yang berbeda ketika berada di dalam kandungan dan setelah berada di luar rahim Ibunya. Oleh karena itu, tangisan bayi yang baru saja dilahirkan merupakan hal wajar dan menandakan bayi dalam keadaan sehat. Namun bagaimana dengan bayi lahir yang tidak menangis?

Penyebab Bayi Lahir Tidak Menangis

Ketika bayi lahir tidak menangis biasanya orang tua merasa panik dan khawatir. Apakah bayi baru lahir yang tidak menangis merupakan sesuatu hal yang tidak wajar dan perlu penanganan khusus? Untuk mengetahui jawaban tersebut, kenali beberapa penyebab bayi lahir tidak menangis yang telah dirangkum berikut ini:

  • Adanya sumbatan pada saluran napas bayi, seperti lendir, tinja, maupun darah.
  • Pernapasan bayi yang tidak teratur dan kekurangan oksigen, biasanya terjadi pada bayi yang lahir dengan berat badan rendah atau kurang bulan.
  • Terjadi pendarahan pada masa-masa sebelum melahirkan
  • Ibu yang mengandung memiliki penyakit diabetes mellitus maupun infeksi lainnya yang berakibat langsung pada janin
  • Kadar oksigen yang diterima bayi berkurang karena keadaan tali pusar yang melilit
  • Ibu memiliki jenis panggul yang sempit yang membuat persalinan menjadi lebih lama dan bisa berakibat pada posisi janin yang tidak normal sehingga membuatnya sulit bernafas.

Bayi lahir yang tidak langsung menangis belum tentu menandakan bahwa bayi tersebut tidak sehat atau kelainan, namun terkadang bayi memerlukan waktu transisi dari yang semula berada di dalam rahim kemudian lahir ke dunia. Selama warna kulit bayi tidak biru dan detak jantungnya baik maka bayi dalam keadaan sehat. Penanganan yang dapat dilakukan bisa dengan memberi rangsangan agar bayi menangis seperti menggosok punggung bayi, mengeringkan dan diselimuti untuk menghangatkan tubuh bayi, menepuk telapak kaki bayo, dan membersihkan sumbatan pada saluran pernapasan.

Baca juga :

Umur bayi mulai bisa melihat

cara mengatasi bayi belekan

Bayi Bisa Melihat Umur Berapa?

bayi bisa melihat

bayi bisa melihat

Menghabiskan waktu sepanjang hari dengan si kecil tentu menjadi hal yang sangat membahagiakan, terutama bagi Anda yang baru pertama kali ini memiliki buah hati. Memandikannya setiap hari, menemani tidur, menenangkan ketika menangis, menggantikan popok ketika mengompol dan masih banyak lagi. Anda bahkan membiasakan diri sebisa mungkin untuk membaca dan mencari tahu mengenai masa perkembangan dan masa pertumbuhan si kecil mulai dari kebutuhannya, ciri-ciri, cara mengatasi berbagai permasalahan sampai pada informasi bayi bisa melihat umur berapa. Nah, bagi Anda yang sampai saat ini masih penasaran dan masih belum puas dengan beberapa informasi yang sudah ada, berikut ini akan kami jawab.

Bayi Bisa Melihat Umur Berapa?

  1. Di usia satu bulan si kecil sudah bisa melihat sekitar namun dengan kemampuannya yang sangat rendah. Bahkan si kecil juga tidak bisa melihat dengan jarak yang jauh atau kira-kira hanya 20 cm sampai dengan 38 cm saja.
  2. Di usia 2 sampai 4 bulan si kecil sudah mulai bisa mengenai objek-objek yang ada di sekitarnya bahkan sudah mulai bisa mengetahui warna dari objek tersebut.
  3. Di usia 4 bulan si kecil sudah mulai bisa memperkirakan jarak, maksudnya adalah seberapa jauh objek tersebut berada jika dari dirinya. Selain itu, lengan juga lebih bisa bergerak sebagai salah satu upaya untuk melihat benda tersebut.
  4. Di usia 5 bulan si kecil sudah mulai bisa mengamati benda-benda berukuran kecil dan juga benda yang bergerak.
  5. Di usia 8 bulan si kecil sudah mulai bisa mengamati dan mengenali objek-objek yang letaknya agak jauh.
  6. Di usia 12 bulan atau satu tahun, kemampuan si kecil sudah sangat berkembang. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan melihatnya sudah sempurna baik melihat benda yang dekat ataupun melihat benda yang letaknya jauh.

Nah itulah fase-fase dimana bayi bisa melihat di dunia ini. Ayo jaga kesehatan anak-anak kita supaya penglihatannya jelas, jangan lupa juga untuk mempertontonkan kebaikan yang layak untuk dilihat bayi supaya mereka bisa tumbuh menjadi orang yang berguna.

baca juga :

Bayi lahir tidak menangis

Cara Mengatasi Bayi Belekan

bayi belekan

bayi belekan

Memiliki bayi yang sehat dan kuat tentu saja menjadi salah satu dambaan semua orang tua. Tentu saja untuk meraih hal tersebut, merawat dan menjaga kesehatan si kecil dengan baik menjadi salah satu cara yang ditempuh. Buah hati menjadi bagian dari jiwa raga orang tua maka dari itu tentu Anda akan merasakan sakit jika si kecil mengalami sakit dan begitupun sebaliknya. Maka dari itu, tentu saja rasa sedih akan Anda rasakan ketika si kecil diserang oleh penyakit, salah satunya adalah belekan. Jika orang dewasa saja merasakan kesakitan, lalu bagaimana dengan bayi Anda? Nah, daripada pusing dan bingung berikut ini akan kami sampaikan beberapa cara yang bisa digunakan untuk mengatasi bayi belekan.

Cara Mengatasi Bayi Belekan

Perhatikan si kecil

Pemberian perhatian kepada si kecil tentu akan membuatnya merasa aman dan penuh kasih sayang. Sembari melakukan hal itu, perhatikan juga apakah belekan yang dialami oleh bayi adalah belekan normal ataukah belekan yang tidak normal. Jika belekan normal maka bisa langsung Anda bersihkan dengan tisu yang lembut sedangkan jika belekan tidak normal bisa langsung ditanggulangi dengan cara mengompresnya.

Membawa ke dokter jika mata memerah

Mata memerah tentu bukanlah hal yang normal. Maka dari itu, penting sekali untuk segera membawa si kecil ke dokter atau ke puskesmas terdekat untuk bisa mendapatkan penganan yang cepat dan efektif. Semakin cepat Anda membawa si kecil maka semakin cepat pula rasa sakit yang dirasakan bayi akan hilang.

Memijat dengan pelan khususnya jika ada penyumbatan air mata

Penyumbatan air mata ini bisa saja terjadi sehingga perlu dilakukan pemijatan untuk bisa membuka saluran air mata tersebut. Melalui pemijatan, maka lambat laun saluran air mata akan kembali berfungsi dengan baik.

Ada banyak sekali penyebab bayi belekan diantaranya adalah adanya infeksi dan penyumbatan pada saluran air mata pada bayi.

baca juga :

Usia bayi dapat menggunakan matanya untuk melihat

Penyebab bayi lahir tidak menangis