Mengenal Busur Panah Tradisional

Saat ini, olahraga panahan memang tengah naik daun. Jika dulu sangat sulit menemukan tempat latihan panahan, sekarang justru ada di setiap daerah. Olahraga yang memerlukan kekuatan tangan dan penglihatan tajam ini dapat dimainkan oleh siapa saja, bahkan anak kecil sekali pun. Tapi tahukah kamu sejarah dari olahraga panahan?
Panahan sudah ada sejak 5000 tahun lalu dan digunakan untuk berburu dan melindungi diri dari binatang buas. Seiring berjalannya waktu, panahan juga digunakan dalam peperangan, salah satu tokoh yang dipercaya menggunakan panah sebagai alat perang adalah Nabi Muhammad SAW. Ia selalu menggunakan panah dalam medan tempur. Di tahun 1676, panahan pun dimasukkan ke dalam salah satu cabang olahraga di Inggris.
Salah satu busur panah yang populer saat ini adalah busur panah tradisional. Pada umumnya, tiap negara mempunyai bentuk busur panah tradisional yang berbeda. Bahkan di Indonesia sendiri, terdapat berbagai jenis busur panah tradisional sesuai dengan ukuran dan jenis kayu yang digunakan di tiap daerah.
Namun secara umum, terdapat 2 jenis busur panah tradisional yang sering digunakan, yakni:

1. Longbow
Sesuai dengan namanya, busur panah jenis ini memiliki panjang sekitar 80 inchi atau 2 meter, bahkan ada yang lebih. Busur panah longbow terdiri dari satu buah kayu panjang tanpa sambungan apapun yang ditambahkan string atau tali panah. Salah satu negara yang menggunakan busur panah jenis ini adalah Jepang, yang digunakan dalam seni Kyudo. Busur panah yang digunakan di Kyudo, disebut Yumi, yang bentuknya lebih unik daripada long bow pada umumnya.

2. Shortbow
Short bow memiliki panjang yang jauh lebih pendek dibanding long bow. Panjang busur ini sekitar 120 cm, sehingga hanya mampu menembak target dalam jarak dekat. Busur panah jenis ini biasanya digunakan oleh suku pedalaman Amerika dan Afrika dalam perburuan.
Itulah beberapa jenis busur panah tradisional yang digunakan dalam panahan. Jika Anda tertarik untuk ikut dalam olahraga panahan, berlatihlah dengan tenaga professional dan utamakan keselamatan.

Keuntungan Menggunakan Minyak Telon Green Tea

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN MINYAK TELON GREEN TEA

Minyak telon sudah digunakan sejak puluhan tahun lalu sebagai bahan yang dioleskan pada tubuh bayi. Minyak telon mampu menambah manfaat dari minyak kayu putih dengan menambahkannya bersama bahan lainnya, seperti minyak kelapa dan minyak adas. Akan tetapi, seiring perkembangan zaman minyak telon sudah banyak dikombinasikan dengan bahan-bahan lainnya. Salah satu bahan yang saat ini ditambahkan pada minyak kayu putih adalah essensial green tea. Green tea yang sebelumnya banyak digunakan sebagai bahan makanan dan minuman dianggap sebagai bahan yang cocok untuk ditambahkan ke dalam minyak telon. Green tea mampu menambah manfaat dari minyak telon yang digunakan. Menggunakan minyak telon green tea memiliki beberapa keuntungan, yaitu:

  • Green tea memiliki aroma terapi yang khas. Aroma ini akan memberikan pengaruh yang positif terhadap pikiran manusia yang menciumnya.
  • Bagi ibu yang mengalami sindorm baby blues, minyak telon yang mengandung essensial green tea mampu memberikan aroma yang membantu menenangkan pikiran serta mempertahankan mood positif sang ibu. Hal ini akan membuat proses merawat bayi menjadi lebih mudah dan menyenangkan.
  • Minyak telon green tea mampu mengatasi masalah sulit tidur dan bayi yang rewel. Aroma green tea yang menenangkan dengan paduan minyak telon yang hangat akan memberikan rasa nyaman dan tenang pada sang buah hati. Ini akan memudahkannya untuk tidur lebih lelap dan tidak menjadi rewel.
  • Kandungan minyak kelapa dan green tea di dalam minyak telon mampu melembabkan kulit bayi. Hal ini akan membuat kulit bayi terhindari dari kulit kering atau ekfoliasi dini yang belum pada waktunya.
  • Minyak telon green tea merupakan cara yang ampuh untuk mengobati perut kembung pada bayi. Selain itu, minyak telon ini dapat membantu mengatasi masuk angin dan mabuk perjalanan pada si kecil.

    Bagi ibu yang selama ini sudah terbiasa menggunakan minyak telon tanpa green tea, dapat mulai mencoba untuk beralih menggunakan minyak telon doodle dengan essensial green tea. Hal ini akan menambah manfaat yang didapatkan dari minyak telon yang digunakan.

Kebutuhan Bayi Baru Lahir

Bayi yang baru lahir membutuhkan beberapa hal untuk proses perkembangan dan perawatannya. Kebutuhan ini diwajibkan untuk ada agar bayi selalu terjaga kesehatannya. Beberapa hal yang menjadi kebutuhan bayi baru lahir adalah:
1. Pakaian Bayi
Pakaian bayi harusnya dipersiapkan oleh orang tua sebelum bayi lahir agar setelah bayi lahir dapat langsung dipakaikan baju dan pakaian lainnya. Perlengkapan yang termasuk pakaian bagi bayi adalah baju, celana, kaos kaki, kaos tangan, gurita, pakaian dalam, popok dan kain untuk membedong bayi. Pakaian akan memastikan bayi tidak kedinginan dan tidak digigit oleh serangga yang dapat mengakibatkan kulitnya mengalami iritasi. Ibu dan ayah dapat membeli baju bayi yang unisex agar dapat digunakan oleh bayi laki-laki dan perempuan. Persiapkan minimal 12 buah untuk masing-masing pakaian karena bayi lebih mungkin untuk sering berganti pakaian.
2. Kain Gendongan
Kain gendongan tentu diperuntukan untuk menggendong bayi. Proses menggendong akan semakin mendekatkan bayi dan sang ibu. Menggendong bayi dilakukan ketika memberikan ASI, membawanya berjalan keluar rumah, atau saat bayi akan tidur. Menggunakan kain gendong akan lebih membantu ibu dalam menggendong bayi dan lebih melindungi bayi.
3. Perlengkapan Mandi
Bayi membutuhkan perlengkapan mandi yang berbeda dengan orang dewasa. Ibu dan ayah harus menyiapkan sabun dan shampoo khusus bayi. Selain itu juga sediakan bak mandi dan handuk yang khusus untuk digunakan saat memandikan bayi. Dalam memilih handuk, pilihlah yang memiliki bahan yang lembut dan menyerap air dengan baik. Sebelum dan sesudah digunakan pastikan untuk mengeringkan peralatan mandi bayi tersebut.
4. Botol dot dan Alat Pencucinya
Dot digunakan untuk memberikan susu ASI ataupun formula kepada bayi. Pada ibu yang bekerja dan harus meninggalkan bayinya di rumah, sediakanlah beberapa dot ASI dengan cara memompanya sebelum berangkat bekerja. Membeli dot juga harus disertai dengan sabun dan alat untuk mencucinya. Susu yang sudah basi menjadi tempat bersarang paling baik bagi jamur dan kuman. Mensterilkan dot tentu menjadi kewajiban untuk memastikan susu bayi tetap sehat.