Menikmati Keindahan Pantai di Pandeglang

Menikmati Keindahan Pantai di Pandeglang

Informasi potensi tsunami di Pandeglang, Banten, menjadi buah bibir dalam sepekan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG membeberkan potensi tsunami setinggi 57 meter di Pandeglang ialah hasil simulasi yang masih perlu diuji validitasnya.

Kabupaten Pandeglang berbatasan dengan Kabupaten Serang di utara, Kabupaten Lebak di Timur, serta Samudra Indonesia di barat dan selatan. Wilayahnya juga meliputi Pulau Panaitan di sebelah barat, dipisahkan dengan Selat Panaitan, serta sejumlah pulau-pulau kecil di Samudra Hindia, termasuk Pulau Deli dan Pulau Tinjil.

Pandeglang memiliki Taman Nasional Ujung Kulon yang menjadi populasi badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) sekitar 67 ekor. Pandeglang juga memiliki sebagian destinasi tamasya air, seperti curug atau air terjun, sungai, dan pantai. Berikut sebagian di antaranya.

1. Pantai Tanjung Lesung
Tanjung Lesung resmi menjadi Wilayah Ekonomi Khusus (KEK). Di sini terdapat Mongolian Cultural Center. Pengunjung dapat merasakan sensasi hunian khas Mongolia bernama Ger, kemah khas penduduk Mongolia. Tak cuma dari sisi bangunan, dalam kemah hal yang demikian, pengunjung dapat mengenal dan merasakan pelbagai variasi kebudayaan dan gaya hidup masyarakat Mongolia.

Panorama bawah laut juga menakjubkan di Tanjung Lesung. Pengunjung dapat merasakan suasana bawah laut Pantai Beach Club dengan air yang bening dan hening.

2. Pantai Carita
Pantai Carita selalu dipadati wisatawan saat musim tamasya seperti libur lebaran. Umumnya mereka yang datang baru-baru ini akan kesusahan mencari penginapan di wilayah pantai ini.

Pantai Carita dikenal dengan hamparan tepian yang landai dengan ombak laut yang kecil dan lembut menyapu di sepanjang pantai, dipadu dengan pemandangan Gunung Krakatau.

Jarak tempuh dari Jakarta ke Pantai Carita sekitar 130 kilometer dapat via jalan tol Jakarta-Merak dan keluar di gerbang tol Cilegon Timur.

Fasilitas di Pantai Carita ialah banana boat, snorkeling, papan seluncur, dan menyelam atau diving. Banyak juga penginapan-penginapan sepanjang pesisir pantai dan atau rumah-rumah warga yang difungsikan untuk penginapan.

3. Mata Air Citaman
Mata Air Citaman ialah kolam renang alami yang masih terjaga kejernihan dan kemurniannya. Airnya yang dingin membikin warga menyebut daerah ini sebagai permandian air es. Obyek tamasya alam ini berada di kaki Gunung Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

Bagaimana Cara Pengolahan Limbah Air Dari Pabrik Kelapa Sawit?

Bagaimana Cara Pengolahan Limbah Air Dari Pabrik Kelapa Sawit? – Beberapa tahun belakangan ini, pabrik kelapa sawit di Indonesia sedang berkembang pesat. Seiring pabrik kelapa sawit semakin banyak, semakin banyak pula pabrik minyak kelapa sawit yang menghasilkan CPO (Crude Palm Oil). Namun di balik itu, terjadilah permasalahan umum yang biasanya terjadi, yakni limbah air pabrik kelapa sawit.

Bagaimana Cara Pengolahan Limbah Air Dari Pabrik Kelapa Sawit?

Sebagian besar pabrik penghasil CPO belum memenuhi standar kriteria tertentu dalam instalasi pengolahan limbah cairnya. Bila telah diberlakukan standar internasional di mana setiap pabrik harus eco labelling, maka pabrik-pabrik CPO di Indonesia tidak bisa mengekspor produknya ke luar negeri.

Karena itulah, benar-benar sangat dibutuhkan penyempurnaan dalam proses mengolah limbah air dari pabrik kelapa sawit supaya hasil buangannya tidak mencemari ataupun merusak ekosistem lingkungan sekitar. Lalu, bagaimana caranya? Simak tips berikut ini dari www.ipalbiorich.com, cara pengolahan limbah air dari pabrik kelapa sawit.

  1. Limbah air dimasukkan ke bak fatpit setelah diolah di unit sludge separator dan unit pencucian, kemudian dipanaskan dengan temperatur 85 sampai 9500 Dengan suhu yang panas, minyak akan mudah terlepas dari limbah air tersebut. Hasil dari pemisahan tersebut dapat dilakukan oil recovery sebesar 0,8 sampai 1,2%.

Lama waktu dalam proses pertama ini adalah selama 16 jam. BOD yang keluar dari fatpit ini sebesar 30.000 hingga sampai 40.000 ppm yang memiliki pH sekitar 4 sampai 5.

  1. Proses selanjutnya yaitu anaerobik dan membutuhkan 4 bak terbuka yang akan dioperasikan secara berurutan. Limbah air yang masuk ke dalam 4 bak ini berasal dari fatpit, unit kondensat strerilisasi, hydro cyclone, serta unit demineralisasi.

Waktu tinggal untuk proses ini adalah selama 40 hari. BOD air limbah yang keluar dari proses ini sekitar 3.000 ppm dengan pH 5 sampai 6.

  1. Lalu proses terakhirnya adalah proses aerobik yang dilakukan pada 4 bak (pond). Proses ini dianggap dapat dilakukan meskipun hanya dengan kontak udara yang ada pada permukaan kolam, tanpa membutuhkan aerator mekanik ataupun biower.

Lama waktu untuk proses ini juga sangat lama karena harus menunggu selama 60 hari. Kualitas BOD limbah air dari proses ini adalah 200 sampai 230 ppm dengan pH sekitar 7.

Sebagian besar yang keluar dari proses anaerobik limbah air tersebut bisa digunakan untuk menyiram tanaman.

Cara dan Arti Penting Pengolahan Air Limbah

Cara dan Arti Penting Pengolahan Air Limbah – Jumlah penduduk dunia yang ada di masa sekarang ini sangat berbeda dengan zaman dahulu. Di masa lalu, jumlah penduduknya tidak terlalu banyak sehingga jarak antara rumah yang satu dengan rumah yang lainnya tidak begitu dekat. Bukan hanya jarak rumah saja, bahkan jarak antara sumur dengan WC saja juga cukup berjauhan.

Cara dan Arti Penting Pengolahan Air Limbah

Selain itu, di masa lalu yang namanya bahan atau limbah kimia juga nyaris tidak ada, sehingga apabila mereka mengkonsumsi air sumur secara langsung pun masih relatif aman. Nah, kalau sekarang sebaiknya jangan mencoba melakukan hal tersebut karena sebagian besar tanah sudah terkontaminasi limbah yang berbahaya.

Untuk mencegah supaya lingkungan (termasuk tanah) tidak tercemar lebih parah lagi, diperlukan adanya upaya dari manusia itu sendiri untuk mengolah limbah yang dihasilkannya sebelum membuangnya. Khusus untuk air limbah, bisa diolah menggunakan IPAL dengan pilihannya sebagai berikut:

  1. Diolah secara mandiri atau individual, namun konsekuensinya adalah membutuhkan lahan yang luas dan biaya pembuatan serta biaya perawatan yang cukup besar
  2. Diolah secara komunal atau bersama-sama, dengan keuntungannya adalah biaya yang dibutuhkan lebih ringan, lahan yang dibutuhkan lebih hemat dan perawatan yang juga bisa dilakukan secara bersama-sama

Masing-masing dari pilihan IPAL di atas bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan. Jika memang lahan dan biayanya mumpuni, mengolah air limbah dengan memasang IPAL secara individu bisa dilakukan. Tetapi, jika lahan yang ada terbatas, sekalipun biayanya tersedia, maka sebaiknya pengolahan air limbah dilakukan secara komunal saja.

Arti penting pengolahan air limbah sebaiknya mulai diperhatikan oleh setiap manusia yang masih hidup. Kenapa? Karena jika air limbah ini langsung dibuang begitu saja, dia bisa menimbulkan bahaya, yakni bahaya terhadap kesehatan dan bahaya terhadap lingkungan.

Dikatakan bahaya terhadap kesehatan karena air limbah, katakanlah yang berasal dari WC, pasti mengandung bakteri yang bisa mengakibatkan penyakit. Jika air limbah ini sampai meresap dan merembes ke dalam sumur, kemudian air sumur tersebut digunakan untuk mencuci, mandi, menggosok gigi dan lain-lain, bisa dipastikan bakteri ini akan mengganggu kesehatan.

Lalu, dikatakan bahaya terhadap lingkungan karena ada air limbah tertentu seperti air bekas cucian yang mengandung bahan kimia dari deterjen. Air limbah seperti ini bisa mempengaruhi kualitas tanah jika dibuang langsung ke tanah dan bila dibuang ke sungai bisa merusak ekologi sungai.